team

Sejarah Singkat SMK Negeri 1 Garut

Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri (SMEAN) Garut didirikan pada tanggal 1 Agustus 1959 berdasarkan Surat Keputusan Mentri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan tanggal 24 Juli 1959 No.897/B.3/Pedj, yang berlokasi di Jalan Kiansantang menumpang pada bangunan SPG Negeri Garut. Tahun 1965 SMEAN Garut pindah lokasi menempati bangunan baru di Jl. Haur Panggung yang dibangun oleh CV. Haruman dengan luas 7.850 m2 dan luas bangunan 935,96 m2 dengan program keahliannya meliputi : Tata Niaga, Tata Buku, dan Kesekretarisan. Pada tahun 1982 SMEAN Garut dengan bantuan dari ADB (Asia Development Bank) pindah lokasi lagi tempatnya di jalan Cimanuk No. 309 A, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut dengan luas tanah 16.535 m2, meliputi bangunan : Ruang Pembukuan, Ruang Teori, Ruang Guru, Ruang Mengetik, Ruang Model Perkantoran, Ruang Tata Usaha, Ruang Gudang, Ruang Praktik (LAB), Ruang Administrasi, Ruang AVA, Ruang Jaga, Ruang Perpustakaan, Ruang Perkantoran, Kantin. Pada tahun 1994 mendapat bantuan dari Direktorat Pendidikan Jakarta membangun Gedung Bisnis Center di atas tanah HGB (Hak Guna Pakai) dari PEMDA Kabupaten Garut yang terletak di Jl. Patriot ± 500 m sebelah utara SMK Negeri 1 Garut yang sekarang beroperasi sebagai Toserba Patriot dengan omset penjualan sekitar 3,1 Milyar/Tahun. Gedung ini sekaligus sebagai tempat praktik penjualan bagi siswa. Berdasarkan Surat Edaran dari Departemen Pendidikan Kabupaten Garut tahun 2001, nama SMEAN Berubah menjadi SMK (Sekolah Menegah Kejuruan) Bisnis dan Manajemen.

Visi SMK Negeri 1 Garut

Membangun Insan yang unggul, professional, berakhlak Mulia dan Berbudaya Lingkungan

Misi SMK Negeri 1 Garut

1. Mewujudkan penyelenggaraan program pendidikan yang telah menerapkan manajemen mengacu pada standar ISO 9001 tahun 2008.
2.Meningkatkan kualitas pendidikan secara optimal yang berorientasi kepada pencapaian kompetensi berstandar nasional dan internasional.
3.Mewujudkan calon tenaga kerja tingkat menengah yang profesional untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
4. Mewujudkan tamatan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan membuka usaha secara mandiri.
5. Mewujudkan hubungan yang harmonis dan sinergi secara intensif dengan dunia usaha/industri dalam penyaluran tamatan menjadi tenaga kerja sesuai dengan permintaan pasar.
6. Memanfaatkan Teknologi Informasi dan komunikasi untuk memasarkan tamatan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
7. Menanamkan sikap profesional dalam pengelolaan manajemen sekolah, penataan lingkungan dan ketahanan sekolah untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif.
8. Menanamkan sikap profesional dalam pengelolaan manajemen sekolah, penataan lingkungan dan ketahanan sekolah untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif.