SMKN 1 Garut Peringati Hari Guru Nasional
     
 
 
     
 
Oleh : Sumartini Kusuma Ningrum, pada Selasa, 26-11-2019 - 04:52:08 ( dilihat 52 kali )
 
 

SMKN 1 Garut Peringati Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November merupakan keputusan Presiden yang ditetapkan setiap tahunnya, SMKN 1 GARUT memperingati hari tersebut dengan melakukan upacara bendera yang petugasnya adalah semua guru, di Lapangan Garuda Hitam, Senin (25/11/2019). tujuannya tidak lain adalah untuk menghormati jasa guru, yang di ungkapkan dengan istilah "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, yang terkandung di lirik lagu hymne guru. 

Kepala Sekolah SMKN 1 Garut Drs. H. Dadang Johar Arifin, MM dalam sambutannya membacakan pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem yang isinya mengkritik keras sistem pendidikan yang dianggap masih mengekang guru. 

Nadiem menyebut guru selama ini hanya diberikan aturan-aturan, tapi tak pernah diberi pertolongan. Guru pun kerap dibebani tugas-tugas administratif yang dinilai tak punya manfaat jelas. 

Selain itu, guru-guru juga dipaksa mengejar angka-angka nilai padahal potensi anak tak bisa diukur dari itu. Demikian pula dengan cara mengajar yang berorientasi pada hafalan, kata Nadiem, yang diperlukan di dunia nyata adalah kemampuan berkarya dan berkolaborasi.

Dalam pidatonya, Nadiem juga mengkritik kurikulum yang terlalu padat. Hal ini mengakibatkan minimnya eksplorasi dan inovasi guru dalam proses mengajar.

Selain itu, Kepala sekolah menambahkan, 3 manusia yg perlu di gugu dan di tiru, ibu, ayah dan yang ketiga adalah guru, itu adalah yg bisa menyelamatkan di dunia dan akhirat.

"Yang menjadi penyelamat di dunia dan akhirat salah satunya adalah 3 manusia, yaitu ibu, ayah dan guru, karena mereka adalah manusia yang harus di gugu dan ditiru," katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa selayak pandang yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Indonesia Nadiem Makariem, perubahan pendidikan tidak ada yg sulit, baik itu pendidikan seperti amerika atau jepang tidak akan sulit, yang terpenting negara menyediakan budget dan sarana yang cukup untuk pendidikan, kata kuncinya adalah ikuti perubahan sedini mungkin untuk perubahan Indonesia lebih maju.

"Perubahan pendidikan bagi saya tidak ada yg sulit mau pendidikan seperti amerika atau jepang tidak sulit yg terpenting negara menyediakan budget yang cukup untuk pendidikan, sarana yang memadai untuk pndidikan, kata kuncinya adalah ikuti perubahan sedini mungkin untuk perubahan Indonesia lebih maju," kata Dadang

Diakhir sambutannya Ia mengucapkan Selamat Hari Guru Nasioanl 2019, semoga lilah yang dilakukan semua guru yang ada di seluruh dunia menjadi ladang pahala di akhirat kelak. 

"Saya mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2019 kepada seluruh guru yang ada di seluruh dunia, khususnya guru SMK Negeri 1 Garut, semoga langkah kita ada dalam ridha ALLAH SWT dan menjadi ladang pahala di akhirat kelak, Aamiin," Tambahnya. 

Salah satu siswa SMK negeri 1 Garut Santy kelas X OTP 2, mewakili teman teman yang lainnya, mengucapkan Selamat hari guru bagi semua guru yang ada di sekolah, semoga ilmu yang diberikan bermanfaat dan menjadikan kami siswa yang berprestasi dan bisa membanggakan kedua orangtua, nama baik sekolah, agama, nusa dan bangsa. 

"Kami berterimakasih telah diberikan ilmu yang tidak terkira banyaknya dari guru, semoga semua guru yang ada di sekolah ini diberi kesehatan dan selalu diberi kesabaran dalam mendidik kami, semoga ilmu yang diberikan bermanfaat dan menjadikan kami siswa yang berprestasi dan bisa membanggakan kedua orangtua, nama baik sekolah, agama, nusa dan bangsa," kata Santya. 

 
  Isi Komentar  
 
 
copyright © SMKN 1 Garut 2014