SMKN 1 Garut Gelar Upacara Hardiknas untuk menambah semangat perjuangan pendidikan
     
 
 
     
 
Oleh : ARI RIADI, pada Kamis, 02-05-2019 - 09:40:00 ( dilihat 139 kali )
 
 

Hari Pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Pada tahun 2019 ini Hari Pendidikan Nasional jatuh pada hari Kamis (2/05/2019), dan biasanya untuk memperingatinya akan dilasanakan upacara bendera. Begitupun di SMK Negeri 1 Garut, Dalam peringatan hari pendidikan nasional ini diharapkan seluruh bangsa Indonesia sadar akan pendidikan, Untuk membangun sebuah bangsa yang besar dimulai dari pendidikan yang mencakup semua sisi baik iptek, sosial, moral dan kepribadian. 

 

Dalam memperingati hari pendidikan nasional 2 mei 2019, SMKN 1 Garut melakukan upacara yang petugasnya di lakukan oleh perwakilan guru, seluruh siswa dan guru dengan hidmat melakukan upacara. 

 

Orang no satu di SMKN 1 Garut, Drs.H. Dadang Djohar Arifin, MM dalam sambutannya mengatakan, "Hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia adalah untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya" Katanya

 

Ia mengatakan, Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, Tut Wuri Handayani , digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. kemudian Ki Hadjar Dewantara wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

 

"Saya ingin mengajak agar peringatan Hardiknas kali ini, dapat

membangkitkan rasa optimisme, percaya diri dan tentu sambil terus berusaha, karena melalui modal optimisme, percaya diri dan berusaha itulah, sesungguhnya cikal bakal bangsa ini dibangun".  tutur Dadang Johar.

 

Semoga dunia pendidikan lebih maju, menjadi generasi penerus bangsa yang lebih cerdas, lebih semangat, dan membangun karakter menjadi suatu keharusan, karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya. katanya.

 

Oleh : Sumartini Kusuma Ningrum

 
  Isi Komentar  
 
 
copyright © SMKN 1 Garut 2014